Senin, 18 Agustus 2014


1.         XML (eXtensible Markup Language)
 XML kependekan dari eXtensible Markup Language, dikembangkan mulai tahun 1996 dan mendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan Februari 1998. Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi baru, tapi merupakan turunan dari SGML yang telah dikembangkan pada awal 80-an dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis proyek-proyek berskala besar. Ketika HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting pada SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan markup language yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.
Seperti halnya HTML, XML juga menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka (diawali dengan ‘<’ dan diakhiri dengan ‘>’), tag penutup(diawali dengan ‘</ ‘diakhiri ‘>’) dan atribut elemen(parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka misal <form name=”isidata”>). Hanya bedanya, HTML medefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak kita. Pada eclipse XML biasanya digunaka untuk mengatur layout pada layar gadget.

2.         Instalasi dan Konfigurasi SDK
SDK merupakan kependekan dari  Software Development Kit.  Android SDK adalah perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan aplikasi pada android. Sebelum itu kita harus menginstall eclipse yaitu sebuah IDE (Intergratied Development Environment) untuk mengembangan perangkat lunak dan dapat dijalankan  di semua platform. Berikut adalah sifat dari eclipse        :

Ø     Multi –platform :  Target sisitem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows,Linux,solaris,AIK,HP-UX dan Mac OS.

Ø     Multi-language     : Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman java, namun eclipse mendukung pengembangan aplikasi berbasis lainnya, seperti C/C++,Cobol,Python,Perl,PHP.
Ø     Multi-role               : Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi , eclipse pun bisa digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak,seperti dokumentasi,test perangkat lunak.

Eclipse selalu dilengkapi dengan JDT(Java Development Tools), yaitu sebuah plugin yang memebuat Eclipse dapat dipakai untuk mengembangkan program java,serta dilengkapi dengan PDE(Plugin Development Environment) yang bisa dipaki untuk membuat plugin baru. Ada beberapa versi eclipse  yang sudah release , pada modul praaktikum ini menggunakan versi dengan kode nama Juno . Jika di komputer belum terinstal java, maka lakukan intalasi terlebih dahulu.

1. Install Java jdk.
1
Gambar 5.2 Instalasi java
Java Development kit sudah terinstall kemudian mengkonfigurasi eclipse dan kelengkapan dalam membuat project.
1.         Pilih folder eclipse. Eclipse tidak memerlukan wizard instalasi . Dalam folder eclipse akan ditemukan eclipse.exe, cukup pilih file tersebut
1
2.  Akan Tampil Workspace Launcher, merupakan dimana project akan tersimpan, anda bisa langsung memilih Ok.
3
3. Berikut adalah tampilan awal aplikasi eclipse, anda bisa pilih New adaroid Aplication.
4
4. Berikut tampilan awal dalam membuat project. Saya coba membuat Apliction Name Latihan1. Pada kolom Package Name.example dihapus sehingga seperti gambar, klik next.
5
5. Dalam eclipse anda bisa membuat icon project yang akan dibuat .
7
6. Berikutnya adalah membuat activity
8
7. Dalam activity anda bisamerubah nama activitynya, jika sudah pilih finish.
9
8. Proses pembuatan project sudah selesai berukut adalah area kerja dari eclipse. Terdapat Hellow word yang secara ototmatis akan muncul
Capture

Project eclipse sudah selesai di buat namun belum bisa berjalan / running. Untuk cara running program ada beberapa kelengkapan yang harus dipenuhi.
1.     Instalasi SDK manager, pilih gambar logo SDK pada ruang kerja eclipse.
sdk1
2.      Akan tampil sdk yang sudah dan belum terinstal. Dalam hal ini saya sudah menginstal package yang diperlukan untuk menjalankan project yang akan dibuat. Jika ingin melengkapi anda bisa langsung memilih Instal Package dan memerlukan koneksi internet.
sdk2
3. Membuat AVD untuk menjalankan project. Pilih icon pada gambar.
avd1
4. Berikut tampilan AVD , karena belum ada maka kita buat , pilih new
avd2
5. Berikan nama AVD1, pada device bisa pilih sesuai keinginan, lalu tekan ok.
avd3
6. Kembali ke tampilan avd , kini sudah terdapat satu avd, pilih avd tersebut dan start. Memerlukan banyak waktu untukmemebuka avd, tunggu proses hingga selesai
avd4

Capture